Efektivitas Penerapan Sistem E-Billing dalam Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak di KPP Pratama Mataram
Keywords:
E-Billing, Tax Compliance, EffectivenessAbstract
Taxes are the primary source of state revenue and play a crucial role in financing national development. However, tax compliance in Indonesia still faces obstacles, such as delays in payment and taxpayers’ low compliance levels. To address these issues, the Directorate General of Taxes introduced a tax reform through the implementation of the electronic billing system (E-Billing). This study aims to analyze the effectiveness of E-Billing in improving taxpayer compliance at KPP Pratama Mataram. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observation, and documentation. The data were analyzed using Miles & Huberman’s model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the effectiveness of E-Billing at KPP Pratama Mataram is still around 50%. The main barriers are low digital literacy, particularly among elderly taxpayers, and the slow adaptation from manual to online systems. Nevertheless, E-Billing is proven to be more efficient, transparent, and practical compared to the manual payment system, and it shows gradual improvement in taxpayer compliance. Therefore, intensive socialization and technological infrastructure enhancement are required to optimize the implementation of E-Billing.
References
Adi. (2015). Efektivitas tingkat penerimaan pajak sebelum dan sesudah penggunaan metode e-billing pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Makassar Utara. Makassar.
Ayuningtias, L. D. (2017). Efektivitas sistem pembayaran pajak menggunakan e-billing di KPP Pratama Semarang Candisari. Semarang.
Ayza, B. (2017). Hukum pajak Indonesia. Jakarta: Kencana.
Departemen Agama RI. (1993). Al-Quran dan tafsirnya. Semarang: Effhar.
Faisol, M., & Imam, D. F. (2019). Empat tahun e-billing: Efektifkah? (Studi kasus di KPP Pratama Pamekasan). Wacana Equilibrium: Jurnal Pemikiran & Penelitian Ekonomi, 7(1), 1–15.
Hanifah, I., et al. (2018). Pedoman penulisan tugas akhir mahasiswa. Medan: Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Hutapea, A. C. (2017). Efisiensi penerapan e-billing di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Lubuk Pakam. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Salemba Empat. (2016). Kupas tuntas PPh POTPUT: Penerapan aturan terbaru pemotongan dan pemungutan pajak penghasilan. Jakarta: Salemba Empat.
Purnama, E., Ridwan, & Rudianto, K. (1999). Buku materi pokok perpajakan. Jakarta: Universitas Terbuka.
Leliya, & Afiyah, F. (2016). Efektivitas sistem pembayaran pajak daerah online dalam peningkatan pendapatan daerah Kota Cirebon. Jurnal Al-Mustashfa, 4(2), 145–160.
Mardiasmo. (2009). Perpajakan. Yogyakarta: Andi.
Manullang, G. D. R., et al. (2020). Pengaruh penerapan sistem e-filing dan e-billing terhadap kepatuhan wajib pajak dengan pemahaman internet sebagai variabel moderasi pada KPP di Provinsi Bali. JIMAT: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi, 11(1), 80–95.
Mentari, D. A. (2016). Analisis pengaruh penerapan metode e-billing dan manual wajib pajak badan terhadap penerimaan pajak (Studi pada Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Enam, Jakarta) [Skripsi, Universitas Lampung].
Pandiangan, L., & Toruan, R. L. (2008). Modernisasi & reformasi pelayanan perpajakan: Berdasarkan UU terbaru. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Purnama, R., & Rudianto, K. (1999). Buku materi pokok perpajakan (hlm. 37). Jakarta: Universitas Terbuka.
Putri, B. R., Harimurti, F., & Suharno. (2017). Pengaruh penerapan e-filing dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan pelaporan SPT tahunan wajib pajak orang pribadi. Jurnal Akuntansi dan Sistem Teknologi Informasi, 13(1), 66–75.
Putri, M. M. (2018). Pengaruh e-filing, e-billing, dan e-tax terhadap kepatuhan wajib pajak [Skripsi, Universitas Islam Indonesia]. Yogyakarta.
Ramlan, T. E., & Hakim, N. (2017). Malu menjadi plagiator. Malang: Intelijensia Media.
Resmi, S. (2014). Perpajakan: Teori dan kasus. Jakarta: Salemba Empat.
Rosidin, U. (2015). Otonomi daerah dan desentralisasi. Bandung: Pustaka Setia.
Rusjidi, M. (n.d.). PBB, BPHTB, & Bea Materai (hlm. 3).
Sudarsono. (2009). Kamus hukum. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmayanti, E. F. (2018). Pengaruh penerapan e-billing, pemahaman Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM pada KPP Pratama Malang.
Wahab, S. A. (2004). Analisis kebijaksanaan: Dari formulasi ke implementasi kebijaksanaan negara. Jakarta: Bumi Aksara.
Waluyo, B. (2002). Penelitian hukum dalam praktek. Jakarta: Sinar Grafika.
Widjaya, H., & Arthur, J. S. (2017). Analisis penerapan e-system perpajakan pada wajib pajak pribadi terhadap pelaksanaan self-assessment system dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Jurnal Ekonomi, 22(3), 440–447.